TRENDING NOW

Kumpulan Berita terbaru Teknologi, Olahraga, Nasional, Hiburan, Global, Otomotif, dan lain-lain
Sering Berkeringat di Malam Hari
GELOBERI -- Suhu kamar tidak panas, malah sudah pakai penyejuk ruangan tapi masih berkeringat di malam hari? Bila ini terjadi, bisa jadi tubuh sedang memberikan ‘kode’ bahwa terjadi sesuatu pada tubuh yang selama ini tidak disadari.

Jika berkeringat di malam hari terjadi secara berulang, ada beberapa kemungkinan penyebab. Mengutip Times of India, Rabu (28/06/2017) berikut enam di antaranya;


  1. Menopause
    Berkeringat saat tidur merupakan kondisi umum pada wanita menopause. Biasanya terjadi dalam hot flashes atau rasa panas hingga menyebabkan tubuh mengeluarkan keringat.

  2. Mengonsumsi obat antidepresan
    Obat-obatan antidepresan bisa memicu pasien jadi berkeringat di malam hari. Cara kerja obat tersebut sedikit menganggu fungsi tubuh seperti pengaturan suhu, metabolisme dan hormon.

  3. Hipoglekemia
    Hipoglikemia adalah gangguan kesehatan yang terjadi ketika kadar gula di dalam darah berada di bawah kadar normal. Bila kadar gula darah renda bisa memicu keringat di malam hari. Pada mereka yang menggunakan insulin pada pasien diabtes bisa mengalami keringat dingin di malam hari juga.

  4. Gangguan hormon
    Orang dengan gangguan hormon sepertihipertiroid seringkali memiliki keluhan berkeringat di malam hari.
  5. Gangguan autoimun
    Pasien lupus dan rheumatoid arthritis biasanya yang mengalami keringat dingin di malam hari.

  6. Masalah kardiovaskular
    Pada orang dengan berat badan berlebih maupun obesitas sering bajunya basah oleh keringat saat tidur. Hal ini terjadi karena bisa masalah kardiovaskular ataupun memiliki tekanan darah tinggi.


Kumpulan Berita terbaru Teknologi, Olahraga, Nasional, Hiburan, Global, Otomotif, dan lain-lain
Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Himawan Bayu Aji bersama peretas situs Dewan Pers, AS alias M2404 di kantor Dittipid Siber Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (9/7/2017).
GELOBERI -- Peretas situs Dewan Pers, AS alias M2404, melakukan aksinya bukan karena mengincar keuntungan finansial.

Menurut dia, ada kepuasan sendiri setelah berhasil membobol suatu situs dan mengubah tampilan muka.

"Kepuasan batin saja," ujar AS di kantor Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (9/5/2017).

AS mengatakan, biasanya situs yang dia retas yakni situs yang banyak celah dalam sistemnya. Sejak mulai beraksi pada 2013, ia telah membobol sekitar 100 situs. Beberapa di antaranya merupakan situs pemerintahan.

"Situs pemerintahan masih banyak kelemahannya, masalah CMS, masalah server mudah down," kata AS.

Selain situs Dewan Pers, AS pernah meretas situs pemerintahan Samarinda saat terjadi pengeboman di Gereja Oikumene Sengkotek pada November 2016.

"Saya menyampaikan pesan duka cita," kata AS.

Pada situs Dewan Pers, AS juga menuliskan pesan soal Persatuan dan Pancasila.

"Saya cuma mau menyampaikan keresahan atas apa yang diributkan selama ini," kata dia.

Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Himawan Bayu Aji mengatakan, aksi AS sama sekali bukan untuk meraup keuntungan materi.

Peretasan itu dilakukan hanya untuk menunjukkan eksistensinya pada masyarakat dan komunitas hacker.

"Motifnya dapat pengakuan dari rekan sesama hacker. Hasil dari yang bersangkutan di-upload di medsos untuk bisa diketahui komunitas mereka," kata Himawan.

Meski begitu, perbuatan AS dianggap merugikan Dewan Pers sehingga tetap dijerat sanksi pidana.

Atas perbuatannya, AS dijerat Pasal 50 Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan Pasal 32 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Teknologi Informasi.
Kumpulan Berita terbaru Teknologi, Olahraga, Nasional, Hiburan, Global, Otomotif, dan lain-lain
Cristiano Ronaldo merayakan gol Real Madrid ke gawang Atletico Madrid pada partai pertama semifinal Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (2/5/2017)
GELOBERI -- Hasil Liga Champions antara Real Madrid dan Atletico Madrid menjadi tema paling populer di Kanal Bola GELOBERI pada Rabu (3/5/2017). Kemenangan telak Real Madrid di semifinal pertama Liga Champions itu mendominasi daftar teratas artikel populer di Kanal Bola.

Cristiano Ronaldo menjadi aktor utama saat Real Madrid menang 3-0 atas Atletico Madrid pada partai pertama semifinal Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (2/5/2017).

Bintang asal Portugal itu memborong tiga gol timnya sekaligus menorehkan sejarah baru. Dia menjadi pemain pertama yang mencetak trigol secara beruntun pada fase gugur kompetisi kasta teratas Eropa.

Oleh karenanya, Ronaldo langsung menjadi pusat perhatian ketika memasuki ruang ganti tim. Dia mendapatkan ucapan selamat pertama dari Gareth Bale, yang mengenakan kostum kasual karena absen dalam laga ini.

Setelah menyimpan bola pertandingan ke dalam lemarinya, pemilik nomor kostum tujuh itu berkeliling untuk menyalami rekan-rekan setimnya. Dia turut mendapatkan pelukan dari pelatih Zinedine Zidane.

Penyerang subur asal Portugal itu pun menyejajarkan dirinya dengan Lionel Messi soal ukiran hat-trick di Liga Champions. CR7 dan Messi kini sama-sama telah mencetak tujuh kali hat-trick.

Dengan tambahan tiga gol ke gawang Atletico, bisakah Ronaldo melewati pencapaian lain Messi?

Pencapaian yang dimaksud ialah melampaui rekor jumlah gol terbanyak di Liga Champions musim ini dan gelar top scorer beruntun terpanjang kompetisi.

Tidak cuma Ronaldo, ada pula sejumlah nama lain yang patut disorot dari pertandingan antara Real Madrid dan Atletico Madrid, baik itu melalui apresiasi maupun kritik.

Kemenangan telak Real Madrid atas Atletico Madrid tidak lepas dari superioritas dalam hal penguasaan bola dan intensitas operan.

Terkait catatan tersebut, pelatih Zinedine Zidane sudah sepantasnya berterima kasih kepada Toni Kroos dan Isco. Keduanya tampil menonjol dalam mendistribusikan bola.

Sementara itu, Antoine Griezmann tampil di bawah performa terbaiknya pada laga tersebut. Ironis buat tim berjulukan Los Rojiblancos, Griezmann menunjukkan kontribusi nihil di daerah pertahanan Real Madrid.

Tengok saja statistik ofensif Griezmann. Jangankan untuk melepaskan tembakan, menyentuh bola di kotak penalti saja dia gagal.

Dengan kemenangan 3-0 atas Atletico Madrid, Real Madrid bisa dikatakan tinggal selangkah lagi ke final. Sepanjang sejarah sejak berganti format menjadi Liga Champions, tidak ada tim yang tertinggal 0-3 pada laga pertama pada semifinal mampu melangkah ke partai puncak.

Lawan yang paling berpeluang untuk menghadapi Real Madrid adalah Juventus. Pada pertandingan semifinal pertama di Stade Louis II, Juventus menang 2-0 atas tuan rumah AS Monaco berkat aksi Gonzalo Higuain.

Striker asal Argentina itu mencetak dwigol pada menit ke-29 dan ke-59. Dengan begitu, Higuain mengakhiri puasa lesakan yang telah berlangsung dalam tujuh partai fase gugur kompetisi kasta teratas Eropa.